caramengecek dinamo kipas angin dengan multitesterCara mengecek dinamo kipas angin,Cara mengecek dinamo kipas angin yang sort,Cara mengecek dinamo kipas ang SpullMotor Rusak dan Cara Mengeceknya - Alternator / spul pada motor merupakan komponen motor yang berupa lilitan kawat yang bersebelahan dengan magnet sepeda motor. komponen ini berfungsi untuk menghasilkan arus listrik sebagai penerangan, pengisian, pengapian atau sebagai sensor membaca posisi crankshaft.Jika komponen ini mengalami kerusakan maka akan mempengaruhi pada komponen lain channelyoutube saya : video saya : https://www.youtube.com/channel/UCH-YusllAycHJwq3wHXWjeg/vi Untukmelihat kondisi koil starter caranya cukup mudah. Periksa dengan cara lepas ujung kabel besar yang terhubung dengan busi. Kemudian dekatkan dengan ground atau massa sekitar 1 cm. Selanjutnya putar kontak ke posisi "on" dan nyalakan starter. Dalam kondisi normal akan muncul percikan api di ujung kabelnya. 3 Cara Ketiga. Cara ketiga untuk meunjukan apakah koil rusak adalah dengan melihat api yang dihasilkan oleh busi. Meskipun koil dalam keadaan mati, komponen busi motor masih dapat memeletikan api, namun yang dihasilkan hanyalah api kecil. Apinya pn akan berwarna merah atau putih kebiru biruan. videokali ini saya akan menerangkan bagaimana cara mengetahui ignition coil/ kuil sepeda motor type video nya ,semoga bermanfaat tol . Cara Cek Koil Motor – Koil dalang walaupun jarang mengalami kebinasaan namun tetap perlu dilakukan pembenaran. Suntuk bagaimana mandu cek koil pentolan? Koil motor nan hancur tentunya akan menggangu performa mesin. Pasalnya koil adalah elemen terpenting sreg besikal dalang. Fungsinya memberikan dukungan mekanisme pengapian pada busi, dengan cara meningkatkan tegangan elektrik yang berbunga battery atau accu. Koil pada rataan pengapian induk bala menjadi satu diantara sisi penting, saat part ini telah kurang lestari ataupun peroi secara kinerja mesin motor akan endut-endutan, bahkan juga kadang mesin sukar hidup. Sebetulnya koil sebagai part yang jarang-sukar hancur, namun bersamaan pemakaian yang sekian tahun pasti ada segi pengurangan penampilan bahkan juga mati. Di sini bagaimana kita ketahui dengan manual bila koil tidak dapat sekali lagi bekerja optimal. Jika keadaan koil alami fasad, automatis mewujudkan manifestasi pengapian terusik dan mengakibatkan otak dapat brebet dan mengetem di jalan. Tetapi untuk memperhitungkan koil inisiator yang hancur sepatutnya ada dapat terdeteksi lebih semula. Berikut pendirian cek koil motor yang akan diulas lebih internal pada artikel berikut ini. Prinsip Cek Koil Motor Sudah diketahui, galibnya mekanisme pengapian pada biang kerok jebolan terkini sudah memakai Capasitive Discharge Ignition CDI dan hampir sudah lalu tidak ada yang mengaryakan mekanisme pengapian legal atau platina. Mekanisme pengapian plong media motor koteng memiliki putaran-bagian, dimulai terbit spul, accu , CDI, pulser, busi, dan koil. Semua anasir ini harus bekerja dengan mekanisme yang bagus dan fasad pada satu diantaranya punya potensi membuat motor bukan bertelur hidup. Dan salah satunya unsur yang demap memiliki masalah ialah koil. Cara cek koil motor bisa dilaksanakan memakai multitester, spark socket tester, dan ignition tester. Sudah karuan diperlukan manifesto istimewa lakukan memakai beberapa alat itu. Tetapi tak boleh cemas karena ada prinsip manual untuk memeriksanya. Berikut beberapa cara untuk cek koil tokoh 1. Cabut Kop dan Melukut Prinsip pertama kali nan harus kamu kerjakan cak bagi memahami ataupun cek kerusakan pada koil motor ialah lebih dulu menjumut tajuk dan busi, maka kelihatan ke-2 ujung benang besi yang ke jihat kumparan primer dan lempoyan sekunder. 2. Lekatkan ujung kabel koil ke massa Selain itu bikin kaidah cek situasi koil motor, lekatkan ujung kabel koil ke massa dalam jarak sekitaran 1 cm. Massa nan diartikan ialah benda besi yang bisa mengantarkan listrik, jika sulit mendapatinya, baut plong motor dapat kamu menjadikan alternative bak massa bakal memeriksanya. Sesudahnya, putar kancing contact ke On, selanjutnya hidupkan starter pemrakarsa dan di saat yang sekaligus lekatkan ujung kabel koil ke massa ataupun baut barusan, dan lihat keadaan recikan api yang dibuat. Jika keadaan recikan api warna sirah, itu mengisyaratkan koil pemrakarsa nan lebur maupun mulai menurun, hingga tidak sanggup mengantarkan daya listrik yang besar. Hanya jika recikan api masih tampak warna spektakuler, karena itu pertanda koil masih lagi privat kondisi yang baik atau maknanya masih bisa berkreasi meningkatkan voltase listrik ke busi. Hanya disamping itu, kamu boleh pula coba tempelkan kabel koil barusan ke episode bodi mesin. Jika terjadi recikan api, janganlah lekas simpulkan koil puas kondisi yang baik. Anda harus memeriksanya kembali dengan memasangkan bekatul, takdirnya rupanya tak terserah recikan api, mempunyai arti koil motor yang hancur atau mutakadim pada keadaan sedikit kuat sebatas tidak berperan dengan maksimal. Apabila sudah lalu begitu, kiranya selekasnya tanyakan dengan teknisi bengkel berlangganan masalah peluang koil tokoh yang hancur. Kerumahtanggaan awalan ini jika pergok pelopor kamu start memperlihatkan tanda-etiket berhenti atau tersendat-sendat ataupun brebet, dan koil masih menyembur recikan jago merah biru, mempunyai kelebihan suka-suka elemen nan lebur. 3. Mesin mendadak mati Cara cek koil biang keladi yang dapat dia kerjakan cak bagi ketahui koil puas kondisi nan bukan bagus yaitu dengan melihat hal mesin saat seronok atau setelah bakal perjalanan yang jauh. Janganlah buru-buru hapus mesin, diamkan mesin plong kondisi idling. Jikalau mesin motor tahu-tahu mati, karena itu sangkaannya mekanisme pengapian ada permasalahan. Anggapan umum, tidak ada pembakaran pada ruangan mesin sebatas mesin pentolan mati dan sulit kerjakan dihidupkan. Cara Cek Koil Motor Dengan Organ Untuk cara cek koil tokoh kurang langgeng boleh memakai dua kaidah yaitu menghitung tegangan pucuk koil dan menghitung terhukum pada kumparan primer dan sekunder. Organ yang dbutuhkan kerjakan menotal tahanan dapat memakai avometer dan bila ingin menghitung tegangan pucuk koil memerlukan avometer dan peakvoltage adaptor. Lakukan menghitung narapidana koil kejadian pit motor harus pada kondisi dingin dengan guru 20 derajat celcius dan harus ketahui total tahanan standard dari koil itu. Berikut ulasannya 1. Gelung Primer Koil Motor Seting avometer plong ohm / kendala dengan rasio ohm x 1 Kawat positive + tester ke kabel bersisa koil yang merintih ke CDI / ECU. Kabel negative - pengetes ke massa koil. Saksikan dan check hasil pengukur. 2. Gelung Primer Koil Pelopor Seting avometer pada ohm / kendala dengan nisbah ohm x 1K Kabel positive + tester ke kabel osean koil ke arah busi Selain itu bagi ujung satunya lega penilai ke benang kuningan positive koil yang masuk ke CDI / ECU. Saksikan dan check hasil pengukur. Perincisan Hambatan Dan Tarikan Koil Otak Bikin voltase koil motor minimal harus 100 volt bila kurang dari nilai itu kemungkina besar koil alami fasad, belaka sebaiknya dilaksanakan pengukur jumlah terpidana yang ada pada koil. Berikut sejumlah standar atau perincisan cara cek koil induk bala melalui tahanan 1. Yamaha Xeon Karbu 125 Tahanan Gulungan Primer Koil 0,32 – 0,48 ohm Kumparan Sekunder Koil 5,68 – 8,52 kilo ohm 2. Yamaha XMAX 250 Gelendong Primer Koil sebesar 2,16 – 2,64 ohm Tahanan Puntalan Sekunder Koil 5,68 – 8,52 kilo ohm 3. Honda Win 100 Kumparan Primer Koil sebesar 0,4 – 0,9 ohm Narapidana Puntalan Sekunder Koil 13,83 kilo ohm 4. Honda Tiger Kumparan Primer Koil sebesar 0,4 – 0,8 ohm Tahanan Lilitan Sekunder Koil 13,47 kilo ohm Diatas adalah ulasan terkait kaidah cek koil penggerak baik minus organ maupun menggunakan perlengkapan. Semoga dapat menambah wawasan kabar. Sejeworks – Selamat datang kembali di Blog otomotif roda dua paling keren menurut emak gua he…. he… bagi para bro yang baru nongkrong disini ngga usah sungkan langsung saja baca sampai tuntas, share ke teman – teman lo dan tidak lupa ketinggalan subsribe channel Youtube gua ya he… Kali ini yang mau kita bahas masalah koil, tapi ngomong – ngomong pada tahu ngga apa itu koil ? apa fungsinya ? apa akibatnya kalau koil rusak ? dan cara mengecek koil yang mulai lemah. Koil alias ignition coil atau bisa disebut juga spul tegangan tinggi, koil berfungsi meningkatkan tegangan 12 volt yang keluar dari CDI atau ECM menjadi sebesar – volt. Et.. dah ngeri banget kan bro !! naiknya berapa kali lipat itu, tapi kalau lo ngga yakin dengan tegangan yang dihasilkan oleh koil. Maka silahkan coba sendiri, caranya cukup mudah yaitu dengan mencopot cangklong busi / cop busi dan pegang kabel koil besar kemudian starter motor bisa memakai kick starter atau elektrik starter. Gua pastikan lo bakalan terasa tersetrum / tersengat arus listrik yang keluar dari koil ha… ha… ya itung – itung buat terapi kesehatan ha… ha… Langkah diatas adalah untuk mengetes seberapa besar tegangan listrik yang dilipatgandakan oleh koil motor. Isi Koil Motor Didalam koil terdapat dua kumparan yaitu, kumparan primer dan kumparan sekunder yang berfungsi untuk mengubah induksi kemagnetan menjadi tegangan tinggi. Kumparan Primer mempunyai ciri – ciri yaitu berpenampang lebih kecil dan jumlah gulungannya lebih banyak, sekitar gulungan. Fungsinya mengubah induksi magnet menjadi tegangan tinggi yang kemudian disalurkan ke busi. Posisi kumparan sekunder digulungkan pada inti koil, sedangkan kumparan primer digulung dibagian luarnya. Salah satu ujung dari kumparan sekunder dihubungkan dengan terminal tegangan tinggi dan ujung lainnya dihubungkan dengan kumparan primer. Kedua ujung dari kumparan primer dihubungkan ke arus dari CDI atau ECU + dan satu lagi ke massa -. Ciri – Ciri Koil Lemah Seiring berjalannya waktu part atau komponen akan mulai mengalami aus atau rusak, nah ini juga terjadi pada koil. Walaupun pada koil jika mengalami kerusakan tidak ada perubahan bentuk, tapi masih bisa diperediksi atau mempunyai ciri – ciri berupa bunga api warna merah bukan biru. Dan mesin motor tiba – tiba mati saat kondisi panas atau telah melalui perjalanan jauh, kemudian tarikan motor tersendat atau brebet. Cara Mengecek Koil Motor Lemah Untuk mengecek koil motor lemah bisa mengunakan dua cara yaitu mengukur tegangan puncak koil dan mengukur hambatan / tahanan pada kumparan primer dan sekunder. Alat yang dbutuhkan untuk mengukur tahanan bisa menggunakan avometer sedangkan jika mau mengukur tegangan puncak koil membutuhkan avometer dan peakvoltage adaptor. Pastikan avometer yang dipakai bukanlah avometer yang rusak ya bro dan avometer tersebut benar – benar dalam kondisi yang top cer karena hal ini mempengaruhi hasil pengukuran. Yang akan kita ukur besaran tahan dari koil dan bukan tegangan puncak koil, karena untuk mengukur tegangan puncak dibutuhkan alat bantu lagi yaitu peakvoltage dan biasanya alat tersebut jarang ditemui. Untuk mengukur tahanan koil kondisi sepeda motor harus dalam keadaan dingin dengan suhu 20 derajat celcius dan harus mengetahui besaran tahanan standar dari koil tersebut. Biar ngga banyak omong mending langsung saja check it dot… Mengukur Hambatan Kumparan Primer Koil Motor Seting avometer pada ohm / hambatan dengan skala ohm x 1 Kabel positive + tester ke kabel plus koil yang menyambung ke CDI / ECU. Kabel negative - tester ke massa koil. Lihat dan periksa hasil pengukuran. Mengukur Hambatan Kumparan Primer Koil Motor Seting avometer pada ohm / hambatan dengan skala ohm x 1K Kabel positive + tester ke kabel besar koil menuju busi Kabel negative - tester ke kabel positive koil yang masuk ke CDI / ECU. Lihat dan periksa hasil pengukuran. Untuk lebih jelasnya lihat gambar diatas dan perhatikan daftar tegangan dan hambatan koil, Daftar Hambatan dan Tegangan Koil Motor Untuk tegangan koil motor minimum harus 100 volt jika kurang dari angka tersebut kemungkina besar koil mengalami kerusakan, tapi lebih baiknya dilakukan pengukuran jumlah tahanan yang terdapat pada koil tersebut untuk lebih jelasnya check it dot.. bro… Yamaha Xeon Karbu 125 Tahanan Kumparan Primer Koil 0,32 – 0,48 ohm Tahanan Kumparan Sekunder Koil 5,68 – 8,52 kilo ohm Yamaha XMAX 250 Tahanan Kumparan Primer Koil 2,16 – 2,64 ohm Tahanan Kumparan Sekunder Koil 5,68 – 8,52 kilo ohm Honda Win 100 Tahanan Kumparan Primer Koil 0,4 – 0,9 ohm Tahanan Kumparan Sekunder Koil 13,83 kilo ohm Honda Tiger Tahanan Kumparan Primer Koil 0,4 – 0,8 ohm Tahanan Kumparan Sekunder Koil 13,47 kilo ohm Koil Motor Karburator dan Koil Motor Injeksi Nah kadang ada salah kaprah ini bro, yaitu pasang koil motor karburator di motor injeksi. Maka hasilnya boom…. ECM alias ECU akan langsung meledak karena arus balik dari koil yang terlalu besar. Jadi buat lo ini yang suka coba – coba plug and play part racing harus berhati – hati, jangan asal comot tapi pastikan dulu part tersebut buat motor injeksi atau motor karbu ya bro… Artikel terkait bro… Next time, gua bakalan tambahin video yang berkaitan dengan artikel ini tapi sebelumnya pada subscribe dulu ya bro he.. he.. Akhir kata dari gua tetep keep riding no arogan hormati pejalan kaki dan salam satu aspal ya bro.. [ad_1] Ignition coil merupaan salah satu komponen pada sistem pengapian yang berfungsi untuk menghasilkan tegangan tinggi agar dapat tercipta percikan api listrik spark pada busi di dalam ruang bakar mesin. Coil yang bermasalah bisa mengakibatkan mobil menjadi mogok karena tidak adanya api yang keluar dari busi. Salah satu penangananya adalah dengan melakukan pemeriksaan ignition coil tersebut, baik pemeriksaan percikan api di busi secara langsung ataupun pemeriksaan fisik dan nilai tahanan pada ignition coil. Nah, pada artikel kali ini, ombro akan berbagi tips dan cara yang bisa dilakukan untuk mengukur coil dengan multi tester. Pengukuran ini dilakukan untuk mengukur nilai tahanan yang ada didalam ignition coil. Sebaiknya, gunakan multitester digital untuk pengukuran nilai tahanan yang lebih akurat, namun begitu menggunakan versi analog juga bisa, namun tetap memperhatikan saklar nilai tahanan yang digunakan saat pengukuran. Simak cara mengukur coil dengan multitester dibawah berikut ini. Daftar Isi1 I. Ignition Coil Tipe Tabung can convensional ignition coil Pemeriksaan nilai tahanan rersistor Pemeriksaan nilai tahanan pada primary Pemeriksaan nilai tahanan pada secondary Pemeriksaan nilai tahanan penyekat tabung coil2 II. Ignition Coil Tipe Single Coil Pemeriksaan nilai tahanan pada primary Pemeriksaan nilai tahanan pada secondary coil3 III. Ignition Coil Tipe Double Coil Pack I. Ignition Coil Tipe Tabung can convensional ignition coil Coil tipe tabung ini merupakan tipe coil yang bentuknya seperti tabung. Umumnya coil jenis ini menambahkan ballast resistor guna mencegah panas berlebih pada coil. Ada yang dipasang didalam internal resistor dan ada pula yang dipasang di luar eksternal resistor. Coil jenis ini banyak digunakan pada mobil-mobil lama yang bukan injeksi masih karburator seperti contohnya pada mobil Toyota kijang dengan mesin seri K 2K, 3K -H, 4K & 5K. Perhatikan cara permeriksaan ignition coil tipe tabung seperti dibawah ini Pemeriksaan nilai tahanan rersistor coil Tipe eksternal resistor Siapkan multitester untuk pengukuran tahanan resistansi dengan memindahkan selektor ke posisi ohm Hubungkan kabel multitester dengan eksternal resistor coil seperti pada gambar dibawah berikut ini Hasil yang baik akan menunjukkan nilai tahanan eksternal resistor sebesar ohm Tipe internal resistor Siapkan multitester untuk pengukuran tahanan resistansi dengan memindahkan selektor ke posisi ohm Hubungkan kabel multitester dengan coil seperti pada gambar dibawah berikut ini Hasil yang baik akan menunjukkan nilai tahanan internal resistor sebesar – ohm Pemeriksaan nilai tahanan pada primary coil Coil dengan eksternal resistor Siapkan multitester untuk pengukuran tahanan resistansi dengan memindahkan selektor ke posisi ohm Hubungkan kabel multitester dengan coil seperti pada gambar dibawah berikut ini Hasil yang baik akan menunjukkan nilai tahanan primary coil dengan eksternal resistor sebesar – ohm Coil dengan internal resistor Siapkan multitester untuk pengukuran tahanan resistansi dengan memindahkan selektor ke posisi ohm Hubungkan kabel multitester dengan coil seperti pada gambar dibawah berikut ini Hasil yang baik akan menunjukkan nilai tahanan primary coil dengan internal resistor sebesar – ohm Pemeriksaan nilai tahanan pada secondary coil Coil dengan eksternal resistor Siapkan multitester untuk pengukuran tahanan resistansi dengan memindahkan selektor ke posisi Kilo ohm Hubungkan kabel multitester dengan coil seperti pada gambar dibawah berikut ini Hasil yang baik akan menunjukkan nilai tahanan secondary coil dengan eksternal resistor sebesar – Kilo ohm Coil dengan internal resistor Siapkan multitester untuk pengukuran tahanan resistansi dengan memindahkan selektor ke posisi Kilo ohm Hubungkan kabel multitester dengan coil seperti pada gambar dibawah berikut ini Hasil yang baik akan menunjukkan nilai tahanan secondary coil dengan internal resistor sebesar – Kilo ohm Pemeriksaan nilai tahanan penyekat tabung coil Siapkan multitester untuk pengukuran tahanan resistansi dengan memindahkan selektor ke posisi Kilo ohm Hubungkan kabel multitester dengan coil seperti pada gambar dibawah berikut ini Hasil yang baik akan menunjukkan nilai tahanan penyekat ignition coil dengan terminal positif + coil sebesar Tak terhingga Baca juga II. Ignition Coil Tipe Single Coil Pack Ignition Coil Tipe Single Coil Pack ini adalah coil yang umumnya digunakan pada mobil-mobil yang menggunakan distributor pada sistem pengapiannya, baik untuk sistem EFI ataupun sistem karburator. Salah satu contoh mobil yang menggunakan coil tipe ini adalah Suzuki Carry injeksi yang masih menggunakan distributor. Berikut cara pemeriksaan ignition coil tipe single coil pack dengan multitester Pemeriksaan nilai tahanan pada primary coil Siapkan multitester untuk pengukuran tahanan resistansi dengan memindahkan selektor ke posisi ohm Hubungkan kabel multitester dengan coil seperti pada gambar dibawah berikut ini Hasil yang baik akan menunjukkan nilai tahanan pada primary coil sebesar – ohm Pemeriksaan nilai tahanan pada secondary coil Siapkan multitester untuk pengukuran tahanan resistansi dengan memindahkan selektor ke posisi Kilo ohm Hubungkan kabel multitester dengan coil seperti pada gambar dibawah berikut ini Hasil yang baik akan menunjukkan nilai tahanan pada secondary coil sebesar 7 – 9 Kilo ohm III. Ignition Coil Tipe Double Coil Pack Ignition Coil Tipe Double Coil Pack adalah ignition coil yang memiliki dua output sehingga bisa digunakan untuk dua ruang bakar sekaligus. Contoh mobil yang menggunakan ignition coil tipe double coil pack ini adalah Suzuki Carry injeksi. Untuk mobil ini, di dalam ignition coilnya sudah terpasang igniter yang akan mengatur waktu pembangkitan listrik tegangan tinggi pada secondary coil. Oleh karenanya, untuk pemeriksaan tahanan pada ignition coil mobil ini tidak bisa dilakukan. Nilai tahanan yang bisa diukur hanya pada secondary coil nya saja. Berikut pemeriksaan tahanan secondary coil pada ignition coil tipe double coil pack yang digunakan pada mobil Suzuki Carry injeksi Siapkan multitester untuk pengukuran tahanan resistansi dengan memindahkan selektor ke posisi Kilo ohm Hubungkan kabel multitester dengan coil seperti pada gambar dibawah berikut ini Hasil yang baik akan menunjukkan nilai tahanan pada secondary coil sebesar – Kilo ohm Catatan tambahan Untuk Ignition Coil yang menggunakan sistem DIS model Coil On Pack seperti pada mobil Toyota Avanza terbaru, pengukuran tahanan dengan multitester tidak dapat dilakukan karena adanya igniter yang terintegrasi di dalamnya. Silahkan baca artikel tentang cara mengecek koil mobil injeksi dengan mudah sebagai cara penggantinya untuk memeriksa coil jenis ini. Demikianlah artikel tentang ara mengukur coil dengan multitester yang bisa ombro sampaikan semoga bisa bermanfaat Artikel ini diarsipkan pada kategori Tips-dan-cara Memiliki kendaraan bermotor adalah idaman banyak orang. Namun, sebagai pemilik kendaraan, Anda juga harus memperhatikan perawatan kendaraan tersebut. Salah satu hal yang harus diperiksa secara rutin adalah koil motor. Koil motor berfungsi untuk mengubah arus listrik rendah menjadi arus listrik tinggi yang diperlukan untuk menghidupkan mesin kendaraan. Jika koil motor bermasalah, maka mesin kendaraan tidak dapat dihidupkan dengan baik. Oleh karena itu, Anda perlu tahu cara mengecek koil motor dengan multitester. 1. Persiapkan Alat dan Bahan Sebelum memeriksa koil motor dengan multitester, pastikan Anda telah menyiapkan alat dan bahan yang diperlukan. Alat yang dibutuhkan adalah multitester atau avometer dan kabel penghubung. Sedangkan bahan yang dibutuhkan adalah alkohol atau pembersih elektronik dan kain bersih. Source 2. Matikan Mesin Kendaraan Sebelum memeriksa koil motor, pastikan mesin kendaraan dalam keadaan mati dan kunci kontak telah ditarik. Hal ini untuk menghindari kecelakaan yang tidak diinginkan dan juga untuk melindungi alat yang digunakan dari kerusakan atau korsleting. 3. Lepaskan Kabel Koil Motor Setelah mesin kendaraan dimatikan, lepaskan kabel koil motor dari busi. Pastikan kabel koil motor tidak bersentuhan dengan bagian logam kendaraan atau bagian lain yang dapat menimbulkan arus bocor. Source 4. Hubungkan Multitester dengan Kabel Koil Motor Setelah kabel koil motor dilepas dari busi, hubungkan salah satu ujung kabel penghubung dari multitester ke kabel koil motor yang terlepas dari busi. Sementara itu, ujung lain dari kabel penghubung dihubungkan ke koil motor yang ada di dalam mesin kendaraan. Source 5. Atur Multitester Setelah kabel koil motor terhubung dengan multitester, atur multitester ke mode pengukuran resistansi atau ohm. Biasanya mode ini ditandai dengan lambang omega ∞ pada multitester. 6. Ukur Resistansi Koil Motor Setelah mode pengukuran resistansi atau ohm diatur, langkah selanjutnya adalah mengukur resistansi koil motor. Caranya adalah dengan menyentuhkan kedua ujung kabel penghubung multitester pada kabel koil motor yang terlepas dari busi. Jika koil motor dalam keadaan baik, maka nilai resistansi yang diukur berkisar antara 0,5 – 5 ohm. 7. Bersihkan Koil Motor Jika hasil pengukuran resistansi koil motor tidak normal atau tidak sesuai dengan nilai yang seharusnya, maka kemungkinan koil motor bermasalah. Salah satu penyebab masalah koil motor adalah kotoran atau debu yang menempel di permukaannya. Oleh karena itu, bersihkan koil motor dengan menggunakan alkohol atau pembersih elektronik dan kain bersih. Source 8. Ulangi Pengukuran Resistansi Koil Motor Setelah koil motor dibersihkan, ulangi pengukuran resistansi koil motor dengan menggunakan multitester. Jika nilai resistansi yang diukur sudah normal, maka koil motor sudah dalam keadaan baik dan siap dipasang kembali pada kendaraan. 9. Pasang Kembali Kabel Koil Motor Setelah koil motor dalam keadaan baik, pasang kembali kabel koil motor pada busi dengan benar dan pastikan kabel koil motor tidak bersentuhan dengan bagian logam kendaraan. 10. Hidupkan Mesin Kendaraan Setelah kabel koil motor dipasang kembali pada busi, hidupkan mesin kendaraan dan periksa apakah mesin kendaraan dapat dihidupkan dengan baik atau tidak. Jika mesin kendaraan dapat dihidupkan dengan baik, maka koil motor sudah dalam keadaan baik dan tidak perlu diperiksa lagi. Penutup Itulah cara mengecek koil motor dengan multitester yang dapat dilakukan sendiri di rumah. Dengan melakukan perawatan secara rutin, termasuk mengecek koil motor, Anda dapat memperpanjang umur kendaraan Anda dan menghindari kerusakan yang tidak diinginkan. Related video of Cara Mengecek Koil Motor Dengan Multitester

cara mengecek koil motor dengan multitester